Sufian Agus Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalimantan Timur menjelaskan di Kalimantan Timur Sufian Agus Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalimantan Timur menjelaskan di Kalimantan Timur

23
Nov

Sufian Agus : Ormas Jaga Kaltim Tetap Kondusif, Ormas Jaga Kualitas Demokrasi

Samarinda. Sufian Agus Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalimantan Timur menjelaskan di Kalimantan Timur bermacam suku di Kaltim maka Kaltim di juluki mininya Indonesia karena semua suku Ada, dengan berbacam suku kita syukuri bahwa Kaltim tetap aman, bahwa Kaltim kita jaga Bersama, bukan hanya tugas TNI dan Polri tapi tugas Kita Bersama”

"Total Jumlah Penduduk Kalimantan Timur: 3.786.161 Jiwa. Islam 96,92%; Kristen 7,91%; Katolik 4,42%: Hindu 0,25%; Budha 0,47%; Khonghucu 0,01%, Lainya 0,03%. Presentase Suku  Bangsa  Provinsi  Kalimantan  Timur yaitu :Jawa 29,55%; Bugis 18,26%; Banjar 13,94%, Dayak, 9,91%; Kutai 9,21%; lainnya 19,13%. Nah ini bermacam suku di kaltim maka kaltim di juluki mininya Indonesia karena semua suku Ada, dengan berbacam suku kita syukuri bahwa Kaltim tetap aman, bahwa Kaltim kita jaga Bersama, bukan hanya tugas TNI dan Polri tapi tugas Kita Bersama”. Disampaikan Sufian Agus dalam Rapat Koordinasi Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial Provinsi dan Kabupaten/Kota Se Kaltim, dengan tema “Peran organisasi masyarakat mendukung kondusifitas daerah di Kaltim dalam rangka pemindahan Ibu Kota Negara” bertempat di Hotel Mercure Samarinda Selasa, 23/11/2021.

“Walau Ada Konflik lahan di Kaltim, seperti yang disampaikan dari Polda, tapi bias diatasi, konflik kecil-kecil, “

“IKN Selain membawa peluang tentu akan membawa juga masalah sosial, Terutama Akan Datangnya Penduduk kekalim. Kita Harus Siap” Ucap Sufian Agus

“Harapan Saya Ormas Bisa mendukung Visi dan Misi Gubernur Kalimantan Timur”

"Peran Kunci  Pemerintah (selaku  regulator) Terhadap Ormas yaitu: Monitoring (Kelembagaan & Kegiatan), Pengawasan (Misuse – Abuse),dan  Pemberdayaan (Capacity Building)" tegas Sufian Agus.

“Peran Ormas Pra Dan Pasca Pemilu Serentak Tahun 2024 1.Ormas berperan meningkatkan kualitas demokrasi 2. Turut mengawal setiap proses Pemilu untuk melahirkan kebijakan-kebijakan yang berdampak langsung bagi kehidupan rakyat secara umum.3.Ormas berperan menjaga stabilitas keamanan. Pemerintah dan Ormas harus bekerjasama menjaga kondusifitas suasana pasca Pemilu 2024 hingga penetapan resmi oleh KPU. 4.Ormas berperan merajut kebhinekaan. Ormas berperan penting dlm merekatkan kembali tali persaudaraan akibat perbedaan pilihan politik pada Pemilu Serentak tahun 2024"

“Hal-hal yang perlu mendapat perhatian Ormas : 1. Menyikapi banyaknya Ormas, perlu sinergi yg kuat antara Pemerintah (K/L) & Tokoh Ormas;2.Kemendagri mengoptimalikan pembentukan Tim Terpadu Pengawasan Ormas di tingkat daerah (Prov/Kab/Kota);3.Pemda terus berkoordinasi dgn aparat keamanan agar terus memonitor perkemb & pergerakan Ormas radikal/bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945; 4.Pemda berkoordinasi dengan K/L Pusat dlm rangka memerangi Hoax dan Kampanye Hitam, serta mencari solusi atas maraknya situs-situs bermuatan paham radikal/bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945.” Tegas Sufian Agus.

@2021

Share this post:

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.